pertemuan ke3
Nama : Eka Septiana Alfiani
NIM : 1940310027
Kelas : MD/A3
Tugas : Resume materi “Kalimat verbal dan non verbal”
Komunikasi merupakan hubungan timbal balik antara komunikan dan komnikator dalam mencapai tujuan dakwah. Komunikasi Verbal : bentuk komunikasi yang berbentuk tulisan atau lisan. Contoh : chatingan dengan menggunakan smartphone, pidato, rapat dan diskusi, membaca novel, dll. Adapun jenisa dari komunikasi verbal adalah sisi pemberi (jenis komunikasi ini biasanya terdiri dari berbicara dan menulis), sedngkan dari sisi penerima (Jenis komunikasi ini biasanya terdiri dari mendengar dan membaca).
Fungsi Komnikasi Verbal :
Penamaan : digunakan untu memudahkan mengidentifikasi sebuah benda, objek.
Jalur Interaksi dan Transmisi Informasi : sebagai alat untuk bertukar ide atau gagasan.
Alat sosialisasi yang sangat efektif : karena mudah digunakan, efektif dalam menyampaikan pesan dakwah banyak digunakan dan fleksibel, ko,umikasi ini sangat bermanfaat untuk bersosialisasi.
Komunikasi Non Verbal : komunikasi yang umumnya menggunakan bahasa tubuh sepertin gerakan tangan, raut wajah, tanda tindakan dan sebagainya. Contoh kpmunikasi non verbal : Tos/ High Five dengan tenab sebagai tanda menyampaikan sukses.
Jenis-jenis komunikasi non verbal
Komunakasi dengansuara : dehem saat menegur murid rame didalam perkuliahan
Komunikasi dengan objek : tulisan yang ada saat individu
Komunikasi dengan sentuhan : membelai rambut saat mau tidur, berpegangan tangan untuk meyakinkan sesuatu hal.
Komunikasi memanfaatkan waktu : contoh saat janjian dengan teman dan teman kitalupa, setelah datang kita memasang wajah murung atau bahkan ngambek.
Komunikasi dengan gerakan tubuh : menggelengkan kepala tanda tidak mau dan menganggukkan kepala tanda mau.
Adapun fungsi dari komunikasi non verbal ini adalah untuk memperjelas komunikasi dengan kata-kata. Seseorang kadang dapat mengerti informasi lebih jika mendapatkannya dari kombinasi verbal dan non verbal.
Nama : Eka Septiana Alfiani
NIM : 1940310027
Kelas : MD/A3
Tugas : Resume Materi “Model Komunikasi”
Menurut Littlejohn (1983: 12) “In a broad sense the tern model can apply to any symbolic respresentation of a thing, process, or idea” (dalam pengertian luas pengertian model menunjukkan setiap representasi simbolis dari suatu benda, proses atau gagasan atau ide).
hawes (1983) adalah, teori merupakan penjelasan (explanation), sedangkan model hanya merupakan representasi (representation). Demikian, model komunikasi dapat diartikan sebagai representasi dari suatu peristiwa komunikasi.
Menurut Deutsh (1966), model dalam konteks ilmu pengetahuan social, mempunyai empat fungsi :
fungsi mengorganisasikan. Artinya, model membantu kita mengorganisasikan sesuatu hal dengan cara mengurut.
model ini mampu menjelaskan, meskipun model pada dasarnya tidak berisikan penjelasan, namun model ini membantu kita dalam menjelaskan tentang sesuaatu hal melalui penyajian informasi yang sederhana.
fungsi “heuristic”. Artinya melalui model, kita akan dapat mengetahui sesuatu hal secara keseluruhan.
. fungsi prediksi. Melalui model, kita dapat memperkirakan tentang hasil atau akibat yang akan dapat dicapai.
Model Komunikasi :
Komunikasi Politik
Komunikasi Massa
Komunikasi sebagai suatu proses artinya bahwa l]komunikasi merupakan serangkaian tindakan atau peristiwa yang terjadi secara berurutan serta berkaitan dengan satu dengan yang lainnya dalam kurun waktu tertentu.
Komentar
Posting Komentar